BRAGIflash
Download on the App StoreGet it on Google Play
B1Menengah4 menit bacaDiperbarui

Bentuk gabungan da- dan wo- (darauf, womit) dalam bahasa Jerman: kapan dan bagaimana dipakai

da(r)- + preposisi merujuk kembali pada benda (darauf, damit), wo(r)- + preposisi menanyakannya (worauf, womit); untuk orang tetap auf ihn, mit ihr.

Aturan

Untuk benda dan fakta, bahasa Jerman tidak memakai preposisi + pronomina persona; keduanya melebur menjadi satu kata: da(r)- + preposisi untuk merujuk kembali (darauf, damit, davon) dan wo(r)- + preposisi untuk bertanya (worauf, womit, wovon). Untuk orang, preposisinya tetap dan pronomina atau kata tanyanya dideklinasikan (auf ihn, mit ihr, von ihm; auf wen, mit wem, von wem).

Logikanya mirip bahasa Indonesia: damit ≈ «dengan itu», womit ≈ «dengan apa» — hanya saja ditulis serangkai dan khusus untuk benda.

  • Pembentukan. -r- disisipkan bila preposisinya diawali vokal — an, auf, aus, in, über, um, unter → daran, darauf, daraus, darin, darüber, darum, darunter, begitu pula woran, worauf … Preposisi lain (bei, für, gegen, mit, nach, von, vor, zu) langsung digabung: dabei, dafür, damit, davon, dazu.
  • Benda atau orang? Ich warte auf den Bus → Ich warte darauf. Tetapi: Ich warte auf meinen Bruder → Ich warte auf ihn.
  • wo(r)- dalam pertanyaan, langsung maupun tidak langsung: Womit kann ich Ihnen helfen? – Weißt du, worum es in dem Film geht?
  • wo(r)- sebagai kata relatif setelah seluruh kalimat atau setelah das, etwas, nichts, alles, vieles: Sie hat mir sofort geholfen, wofür ich sehr dankbar bin. Setelah kata benda konkret, bahasa Jerman baku memakai preposisi + pronomina relatif (das Thema, über das wir gesprochen haben); bentuk wo- di posisi itu bersifat lisan atau kuno.
  • da(r)- sebagai korelat. Pada verba dengan preposisi tetap, bentuk da(r)- juga menunjuk ke depan, ke anak kalimat dass atau infinitif dengan zu: Ich freue mich darauf, dass du kommst. / Ich denke daran, ein Jahr im Ausland zu studieren. Setelah warten auf korelat ini wajib: Wir warten darauf, dass der Regen aufhört.

Letak. Bentuk da- berdiri di posisi 1 (Davon weiß ich nichts.) atau di dalam kalimat (Ich weiß nichts davon.); bentuk wo- membuka pertanyaan atau anak kalimatnya. Dalam percakapan, terutama di Jerman utara, bentuk ini sering dipisah (Da weiß ich nichts von.) — wajar dalam lisan, tidak dalam tulisan.

Catatan: beberapa preposisi, antara lain ohne dan außer, tidak membentuk gabungan — dipakai pronomina demonstratif (ohne das, außer diesem). darum juga bermakna kausal («karena itu», = deshalb); makna itu termasuk bab adverbia penghubung.

Contoh

  • Worauf wartest du? – Auf den Bus. — Kamu menunggu apa? – Bus.
  • Ich warte schon zehn Minuten darauf. — Saya sudah sepuluh menit menunggunya.
  • Auf wen wartest du? – Ich warte auf ihn. — Kamu menunggu siapa? – Saya menunggu dia (laki-laki).
  • Womit kann ich Ihnen helfen? — Ada yang bisa saya bantu untuk Anda? (harfiah: «dengan apa saya bisa membantu Anda»)
  • Wir haben lange darüber diskutiert. — Kami lama berdiskusi tentang hal itu.
  • Ich freue mich darauf, dass du am Wochenende kommst. — Saya menantikan kedatanganmu akhir pekan ini.
  • Ich denke daran, ein Jahr im Ausland zu studieren. — Saya sedang mempertimbangkan untuk kuliah setahun di luar negeri.
  • Davon weiß ich leider nichts. — Sayangnya saya tidak tahu apa-apa tentang itu.
  • Sie hat mir sofort geholfen, wofür ich sehr dankbar bin. — Ia (perempuan) langsung membantu saya, dan untuk itu saya sangat berterima kasih.
  • Weißt du, worum es in dem Film geht? — Kamu tahu film itu tentang apa?
  • Da weiß ich nichts von. — Saya tidak tahu apa-apa tentang itu. (bentuk terpisah ragam lisan; dalam tulisan: Davon weiß ich nichts.)

Tabel

Preposisi Bentuk da(r)- Bentuk wo(r)- Contoh
an daran woran Ich denke daran.
auf darauf worauf Wir warten darauf.
aus daraus woraus Woraus ist das gemacht?
bei dabei wobei Hilfst du mir dabei?
für dafür wofür Wofür brauchst du das?
gegen dagegen wogegen Ich habe nichts dagegen.
in darin worin Worin liegt der Unterschied?
mit damit womit Womit schreibst du?
nach danach wonach Wonach suchst du?
über darüber worüber Wir sprechen darüber.
um darum worum Worum geht es?
unter darunter worunter Der Schlüssel liegt darunter.
von davon wovon Ich weiß nichts davon.
vor davor wovor Hast du Angst davor?
zu dazu wozu Was sagst du dazu?
Benda Orang
pertanyaan Worauf wartest du? Auf wen wartest du?
rujukan balik Ich warte darauf. Ich warte auf ihn.

Kesalahan umum

  • ❌ Ich warte auf es. → ✅ Ich warte darauf. — untuk benda, preposisi + pronomina melebur menjadi bentuk da(r)-.
  • ❌ Wo ist Anna? Ich warte darauf. → ✅ Wo ist Anna? Ich warte auf sie. — Anna orang; bentuk gabungan hanya untuk benda dan fakta.
  • ❌ Woauf wartest du? → ✅ Worauf wartest du? — auf diawali vokal, maka -r- disisipkan (juga woran, worüber, worum).
  • ❌ Wir warten, dass der Regen aufhört. → ✅ Wir warten darauf, dass der Regen aufhört. — warten auf mempertahankan preposisinya sebagai korelat di depan anak kalimat dass (begitu pula di depan infinitif dengan zu).
  • ❌ Warum geht es in dem Buch? (gemeint: der Inhalt) → ✅ Worum geht es in dem Buch? — worum menanyakan isi («tentang apa»), warum alasan («mengapa»); sebagai pertanyaan «mengapa», Warum …? sendiri benar.

Pertanyaan umum

Apa itu bentuk gabungan da- dan wo-, dan kapan saya memerlukannya?

Satu kata sebagai pengganti preposisi + pronomina, untuk benda dan fakta: da(r)- + preposisi merujuk kembali (Ich warte darauf), wo(r)- + preposisi bertanya (Worauf wartest du?). Bentuk ini menggantikan susunan seperti auf es, yang tidak dipakai dalam bahasa Jerman.

Kapan -r- disisipkan?

Bila preposisinya diawali vokal: an, auf, aus, in, über, um, unter → daran, darauf, daraus, darin, darüber, darum, darunter (juga woran, worauf …). Preposisi yang diawali konsonan langsung digabungkan tanpa -r-: damit, davon, dafür, wozu.

Mengapa bentuk ini tidak bisa dipakai untuk orang?

Bentuk gabungan hanya merujuk pada benda dan fakta. Untuk orang, preposisinya tetap dan pronominanya dideklinasikan: Ich warte auf ihn, Ich spreche mit ihr, dan dalam pertanyaan Auf wen wartest du? sebagai ganti Worauf …?

Mengapa «Ich freue mich darauf, dass du kommst» memerlukan darauf?

Verba dengan preposisi tetap mempertahankan preposisinya di depan anak kalimat dass atau infinitif dengan zu; bentuk gabungan itu adalah korelat yang mengumumkan anak kalimatnya. Pada warten auf, korelat ini tidak boleh dihilangkan: Wir warten darauf, dass der Regen aufhört.

Apakah «Da weiß ich nichts von» bahasa Jerman yang benar?

Itu bentuk terpisah ragam lisan, lazim dalam percakapan, terutama di Jerman utara, tetapi tidak dipakai dalam bahasa tulis. Dalam tulisan, pakailah Davon weiß ich nichts.