Verba dengan preposisi tetap dalam bahasa Jerman: warten auf, denken an, Angst haben vor
Preposisinya bagian dari verba dan menentukan kasus: warten auf + Akkusativ, teilnehmen an + Dativ. Pelajari ketiganya sebagai satu kesatuan.
Aturan
Pada banyak verba Jerman, preposisi tidak dipilih menurut makna, tetapi menjadi bagian dari verbanya — seperti artikel bagi kata benda — dan verba itu juga menentukan kasus sesudahnya. Satuan belajarnya: verba + preposisi + kasus, misalnya warten auf + kasus akusatif (Akkusativ).
- Preposisinya tetap. warten terikat pada auf, denken pada an, träumen pada von. Padanan bahasa Indonesia bukan pegangan: «menunggu bus» tanpa preposisi, sedangkan «tertarik pada», «bergantung pada», dan «takut pada» menjadi für, von, dan vor.
- Kasusnya juga tetap. Pada an, auf, über, vor, dan in, aturan preposisi dua kasus — wo? «di mana?» → kasus datif (Dativ), wohin? «ke mana?» → Akkusativ — tidak berlaku di sini. Preposisi yang sama bisa berbeda kasus: denken an + Akkusativ, tetapi teilnehmen an + Dativ.
Beberapa verba berubah makna bersama preposisinya: sich freuen auf + Akkusativ = menantikan hal yang akan datang, sich freuen über + Akkusativ = senang atas sesuatu yang sudah terjadi atau sedang ada (über das schöne Wetter). sprechen über menyebut topik, sprechen mit lawan bicara.
Bertanya dan merujuk kembali. Untuk benda, bertanyalah dengan wo(r)- + preposisi (worauf, worüber, woran, wovon, womit; -r- muncul sebelum vokal) dan jawablah dengan da(r)- + preposisi: darauf, darüber, daran, davon, damit. Untuk orang, preposisinya tetap dan pronominanya dideklinasikan: auf wen? – auf dich, von wem? – von ihm, mit wem? – mit ihr. Bentuk wo-/da- (lihat bab tersendiri) tidak dipakai untuk orang.
Sebelum anak kalimat. Di depan dass atau infinitif dengan zu, preposisinya muncul kembali sebagai bentuk da(r)-: Wir warten darauf, dass der Regen aufhört. / Ich freue mich darauf, dich zu sehen. Pada banyak verba bentuk ini boleh dihilangkan (Ich freue mich, dass du kommst. juga benar), tetapi pada warten auf wajib ada.
Letak. Objek berpreposisi berdiri sesudah pelengkap lain di medan tengah (Mittelfeld); awalan terpisah tetap di akhir: Ich nehme am Kurs teil. (am = an dem, vom = von dem — bentuk baku). Banyak verba ini juga refleksif (sich freuen, sich kümmern) — lihat bab verba refleksif.
Contoh
- Ich warte schon eine halbe Stunde auf den Bus. — Saya sudah setengah jam menunggu bus.
- Wir freuen uns auf die Ferien. — Kami menantikan liburan.
- Meine Schwester interessiert sich für Politik. — Saudara perempuan saya tertarik pada politik.
- Denkst du noch oft an deine Schulzeit? — Apakah kamu masih sering teringat akan masa sekolahmu?
- Viele Kollegen nehmen am Seminar teil. — Banyak rekan kerja ikut serta dalam seminar itu.
- Sie ärgert sich über den Lärm im Treppenhaus. — Ia (perempuan) kesal karena kebisingan di tangga gedung.
- Mein Sohn hat Angst vor großen Hunden. — Anak laki-laki saya takut pada anjing besar.
- Kümmerst du dich bitte um die Tickets? — Tolong kamu urus tiketnya, ya?
- Worauf wartest du? – Darauf, dass der Regen aufhört. — Kamu menunggu apa? – Menunggu hujan berhenti.
- Ich verlasse mich auf dich. — Saya mengandalkan kamu.
Tabel
Preposisi tetap + akusatif (Akkusativ):
| Verba + preposisi | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| warten auf + Akk. | menunggu | Ich warte auf den Bus. |
| sich freuen auf + Akk. | menantikan | Ich freue mich auf das Wochenende. |
| sich freuen über + Akk. | senang atas | Ich freue mich über dein Geschenk. |
| sich ärgern über + Akk. | kesal karena | Er ärgert sich über den Lärm. |
| sprechen über + Akk. | berbicara tentang (topik) | Wir sprechen über das Projekt. |
| denken an + Akk. | memikirkan, teringat akan | Ich denke an dich. |
| sich erinnern an + Akk. | ingat akan, mengingat | Erinnerst du dich an Frau Weber? |
| glauben an + Akk. | percaya pada | Sie glaubt an ihren Erfolg. |
| sich interessieren für + Akk. | tertarik pada | Ich interessiere mich für Musik. |
| sich bedanken für + Akk. | berterima kasih atas | Ich bedanke mich für die Hilfe. |
| sich kümmern um + Akk. | mengurus, merawat | Er kümmert sich um den Garten. |
| bitten um + Akk. | meminta | Ich bitte dich um Hilfe. |
| sich verlassen auf + Akk. | mengandalkan | Du kannst dich auf mich verlassen. |
| sich vorbereiten auf + Akk. | bersiap untuk | Wir bereiten uns auf die Prüfung vor. |
Preposisi tetap + datif (Dativ):
| Verba + preposisi | Arti | Contoh |
|---|---|---|
| teilnehmen an + Dat. | ikut serta dalam | Ich nehme am Kurs teil. |
| Angst haben vor + Dat. | takut pada | Sie hat Angst vor der Prüfung. |
| träumen von + Dat. | memimpikan, mendambakan | Er träumt von einem Haus. |
| abhängen von + Dat. | bergantung pada | Das hängt vom Wetter ab. |
| gehören zu + Dat. | termasuk, bagian dari | Das gehört zu meinen Aufgaben. |
| anfangen mit + Dat. | mulai dengan | Wir fangen mit der Übung an. |
| sprechen mit + Dat. | berbicara dengan (orang) | Ich spreche mit dem Chef. |
| sich beschäftigen mit + Dat. | menyibukkan diri dengan | Sie beschäftigt sich mit Statistik. |
Kesalahan umum
- ❌ Ich warte für den Bus. → ✅ Ich warte auf den Bus. — preposisi berasal dari entri verba Jerman, bukan dari bahasa lain (bahasa Inggris: wait for): warten terikat pada auf.
- ❌ Ich nehme an den Kurs teil. → ✅ Ich nehme am Kurs teil. — teilnehmen an menuntut Dativ; kasusnya milik verba, aturan wo?/wohin? tidak berlaku dalam hal ini (am = an dem).
- ❌ Ich erinnere mich über meine Kindheit. → ✅ Ich erinnere mich an meine Kindheit. — sich erinnern terikat pada an + Akkusativ; über milik verba lain (sich ärgern über, sprechen über).
- ❌ Ich warte auf es. → ✅ Ich warte darauf. — untuk benda, preposisi + pronomina diganti bentuk da(r)-; bentuk pronomina hanya untuk orang (auf dich).
- ❌ Wir warten, dass der Regen aufhört. → ✅ Wir warten darauf, dass der Regen aufhört. — pada warten auf bentuk da(r)- wajib di depan anak kalimat dass; pada beberapa verba lain (sich freuen) boleh dihilangkan.
Topik terkait
Bandingkan dengan preposisi dua kasus: dalam penggunaan tempat, kasus an, auf, dan über memang bergantung pada wo? dan wohin?
Pertanyaan umum
Apa itu verba dengan preposisi tetap, dan mengapa saya tidak boleh memilih preposisinya sendiri?
Preposisinya bagian dari entri kamus verba itu, bukan pilihan bebas: warten auf, denken an, träumen von. Preposisi itu juga menentukan kasus, jadi pelajari verba + preposisi + kasus sebagai satu kesatuan (warten auf + Akkusativ), seperti kata benda bersama artikelnya.
Kasus apa yang mengikuti preposisinya, dan bagaimana saya tahu?
Kasusnya tetap untuk setiap verba dan dipelajari bersamanya: warten auf, denken an, sich freuen über + Akkusativ; teilnehmen an, Angst haben vor, träumen von + Dativ. Preposisi yang sama bisa berbeda kasusnya (denken an + Akkusativ, teilnehmen an + Dativ), dan aturan wo?/wohin? preposisi dua kasus tidak berperan di sini.
Apa beda sich freuen auf dan sich freuen über?
auf + Akkusativ menunjuk ke sesuatu yang masih akan datang (Ich freue mich auf das Wochenende), über + Akkusativ menanggapi sesuatu yang sudah terjadi atau sedang ada (Ich freue mich über dein Geschenk). Logika yang sama: sprechen über menyebut topik, sprechen mit menyebut lawan bicara.
Bagaimana cara bertanya dengan verba-verba ini?
Untuk benda dengan wo(r)- + preposisi: worauf, worüber, woran, wovon, womit (-r- muncul sebelum vokal). Untuk orang preposisinya tetap dan kata tanyanya dideklinasikan: auf wen, über wen, an wen, von wem, mit wem.
Bagaimana merujuk kembali, dan apa yang muncul sebelum anak kalimat dass?
Untuk benda dengan da(r)- + preposisi (darauf, darüber, daran, davon, damit), untuk orang dengan preposisi + pronomina persona (auf dich, von ihm). Sebelum anak kalimat dass atau infinitif dengan zu muncul bentuk da(r)-: Wir warten darauf, dass der Regen aufhört. / Ich freue mich darauf, dich zu sehen. Pada verba seperti sich freuen bentuk ini boleh dihilangkan, pada warten auf tidak.

