BRAGIflash
Download on the App StoreGet it on Google Play
A1Pemula3 menit bacaDiperbarui

Kata tanya W bahasa Jerman: wer, was, wo, wann, wie, warum, dan urutan katanya

Pertanyaan terbuka diawali kata tanya W: kata tanya di posisi 1, verba yang dikonjugasi di posisi 2, lalu subjek — Wann beginnt der Kurs?

Aturan

Pertanyaan dengan kata tanya (W-Frage) adalah pertanyaan terbuka: diawali kata tanya — hampir semuanya berawal huruf w — dan tidak bisa dijawab ja atau nein. Urutannya tetap: kata tanya (posisi 1) – verba yang dikonjugasi (posisi 2) – subjek – unsur lain.

Bahasa Indonesia bisa berkata «Kamu datang kapan?» atau «Kapan kamu datang?» — subjek tetap di depan verba. Dalam bahasa Jerman kata tanya di awal, verba langsung menyusul, baru subjek: Wann kommst du? Pada pertanyaan ya-tidak verba yang dikonjugasi sendiri berada di posisi 1 (Kommst du morgen?); begitu ada kata tanya, verba bergeser ke posisi 2 (Wann kommst du?).

Satu pengecualian: jika kata tanya itu sendiri adalah subjek (wer, was), tidak ada subjek lain dan verba berbentuk orang ketiga tunggal — Wer kommt heute? Was passiert hier?

Tiga kelompok kata tanya:

  • Orang dan benda: wer (subjek, kasus nominatif/Nominativ), wen (objek langsung, kasus akusatif/Akkusativ), wem (objek tak langsung, kasus datif/Dativ), was. Genitif (Genitiv) wessen bersifat formal. Bahasa Indonesia cukup «siapa», bahasa Jerman membedakan kasus.
  • Tempat dan waktu: wo (posisi), wohin (arah), woher (asal), wann. Persis seperti «di mana / ke mana / dari mana».
  • Cara dan alasan: wie, warum. wieso dan weshalb sama artinya dengan warum, urutan katanya pun sama.

wie sering berpasangan tetap: wie alt, wie lange, wie oft, wie weit, wie spät, wie viel, wie viele. Gunakan wie viel untuk kata benda tak terhitung bentuk tunggal (wie viel Zeit) dan wie viele untuk kata benda terhitung bentuk jamak (wie viele Kinder).

Pada verba dua bagian, kurung verba (Verbklammer) terbentuk dari verba yang dikonjugasi di posisi 2 dan bagian kedua di akhir — infinitif setelah verba modal, awalan terpisah, atau Partizip II (partisip lampau): Was möchtest du trinken? Wann fängt der Kurs an? Wen hast du getroffen? Kata tanya tidak termasuk kurung ini.

Untuk orang setelah preposisi, preposisi berdiri di depan wen atau wem dan menentukan kasusnya: mit, zu, von, bei, nach, aus + wem; für, ohne, gegen, um + wen — Mit wem fährst du? Für wen ist das? Untuk benda, preposisi melebur menjadi wo(r)-: Womit? Wofür? Worauf? auf was hanya lisan santai.

welcher / welche / welches memilih dari kelompok yang sudah diketahui dan berakhiran seperti der (Welchen Zug?). was für ein menanyakan jenis atau sifat dan berakhiran seperti ein dalam bentuk tunggal; dalam bentuk jamak dan dengan kata benda tak terhitung ein hilang: Was für Bücher? Was für Musik? für di sini tidak menentukan kasus — kasus mengikuti fungsi dalam kalimat: Was für ein Mann ist das? (Nominativ), Was für einen Wagen fährst du? (Akkusativ).

Dalam pertanyaan tidak langsung (Ich weiß nicht, wann er kommt) verba pindah ke akhir — itu bab anak kalimat.

Contoh

  • Wie heißt du? — Siapa namamu? (harfiah: «bagaimana»)
  • Woher kommst du? — Kamu berasal dari mana?
  • Wo wohnt deine Familie? — Di mana keluargamu tinggal?
  • Wann fängt der Kurs an? — Kapan kursusnya dimulai?
  • Warum lernst du Deutsch? — Mengapa kamu belajar bahasa Jerman?
  • Wen hast du gestern getroffen? — Siapa yang kamu temui kemarin? (objek langsung)
  • Wem gehört diese Jacke? — Jaket ini milik siapa? (Dativ)
  • Wie lange wartest du schon? — Sudah berapa lama kamu menunggu?
  • Welchen Zug nimmst du? — Kamu naik kereta yang mana?
  • Mit wem fährst du nach Berlin? — Dengan siapa kamu pergi ke Berlin?

Tabel

Kata tanya Menanyakan Contoh
wer? orang sebagai subjek Wer kommt heute?
wen? orang sebagai objek langsung (Akkusativ) Wen rufst du an?
wem? orang sebagai objek tak langsung (Dativ) Wem gehört die Jacke?
was? benda, tindakan Was machst du?
wo? posisi («di mana») Wo wohnst du?
wohin? arah («ke mana») Wohin fährst du?
woher? asal («dari mana») Woher kommst du?
wann? waktu Wann beginnt der Film?
wie? cara, keadaan seseorang Wie geht es dir?
wie lange? / wie oft? / wie alt? durasi, frekuensi, usia Wie lange bleibst du?
wie viel? / wie viele? jumlah (tak terhitung / terhitung) Wie viele Kinder hast du?
warum? alasan Warum lernst du Deutsch?
welcher? welche? welches? pilihan dari kelompok yang diketahui Welchen Zug nimmst du?
was für ein…? jenis atau sifat Was für ein Auto fährst du?
Kasus Bentuk Contoh
nominatif (Nominativ) wer Wer hat angerufen?
akusatif (Akkusativ) wen Wen hast du eingeladen?
datif (Dativ) wem Wem hilfst du?
genitif (Genitiv, formal) wessen Wessen Tasche ist das?
Posisi 1 Posisi 2 (verba yang dikonjugasi) Tengah Akhir (bagian verba kedua)
Wann beginnt der Kurs —
Wann fängt der Kurs an?
Was möchtest du trinken?
Wen hast du gestern getroffen?
Wer (= subjek, tanpa subjek lain) kommt heute —

Kesalahan umum

  • ❌ Wann du kommst? → ✅ Wann kommst du? — verba yang dikonjugasi tetap di posisi 2, tepat setelah kata tanya; subjek menyusul.
  • ❌ Wer hast du eingeladen? → ✅ Wen hast du eingeladen? — wer menanyakan subjek, wen menanyakan objek langsung (Akkusativ).
  • ❌ Wo fährst du am Wochenende? → ✅ Wohin fährst du am Wochenende? — wo menanyakan posisi («di mana»); arah («ke mana») perlu wohin.
  • ❌ Auf was wartest du? → ✅ Worauf wartest du? — untuk benda, preposisi melebur dengan wo(r)-; auf was hanya lisan santai. Untuk orang, preposisi tetap terpisah dan menentukan kasus: Auf wen wartest du?
  • ❌ Wie viele Zeit hast du? → ✅ Wie viel Zeit hast du? — wie viel untuk kata benda tak terhitung bentuk tunggal, wie viele untuk kata benda terhitung bentuk jamak.

Pertanyaan umum

Apa saja kata tanya dalam bahasa Jerman?

wer, was, wo, wohin, woher, wann, wie, warum, wie viel / wie viele, welcher, dan was für ein. Semuanya membuka pertanyaan terbuka yang tidak bisa dijawab dengan ja atau nein.

Bagaimana urutan kata dalam pertanyaan dengan kata tanya?

Kata tanya di posisi 1, verba yang dikonjugasi di posisi 2, lalu subjek: Wann beginnt der Kurs? Jika kata tanya itu sendiri subjeknya, tidak ada subjek lain: Wer kommt heute? Bagian verba kedua menutup kalimat. Pada pertanyaan ya-tidak, verbalah yang berada di posisi 1: Kommst du morgen?

Apa beda wer, wen, dan wem?

wer menanyakan subjek (Nominativ), wen objek langsung (Akkusativ), wem objek tak langsung (Dativ); wessen adalah bentuk genitif yang formal. Setelah preposisi, preposisinya yang menentukan: mit, zu, von, bei, nach, aus + wem; für, ohne, gegen, um + wen.

Kapan memakai wo, wohin, atau woher?

wo menanyakan posisi («di mana»), wohin arah («ke mana»), woher asal («dari mana»): Wo bist du? Wohin gehst du? Woher kommst du? Dalam bahasa lisan wohin dan woher sering dipisah: Wo gehst du hin? Wo kommst du her?

Bagaimana bertanya dengan preposisi dalam bahasa Jerman?

Tentang orang: preposisi + wen atau wem, kasusnya ditentukan preposisi (Mit wem sprichst du? Für wen ist das?). Tentang benda: gabungan wo(r)- (Womit schreibst du? Worauf wartest du?).