BRAGIflash
Download on the App StoreGet it on Google Play
A2Dasar3 menit bacaDiperbarui

Kasus datif (Dativ) dalam bahasa Jerman: artikel, pronomina, dan kapan dipakai

Dativ menandai penerima: der → dem, die → der, das → dem, jamak → den + -n (kecuali jamak berakhiran -n/-s). Tanyakan Wem? (kepada siapa?).

Aturan

Kasus datif (Dativ) adalah kasus penerima. Dativ menandai orang (atau benda) yang diberi sesuatu, diajak bicara, atau mendapat manfaat dari suatu tindakan. Pertanyaan ujinya Wem? («kepada siapa?»), sedangkan kasus akusatif (Akkusativ) menjawab Wen/Was? («siapa/apa?»).

Bahasa Indonesia tidak mengenal kasus: penerima ditandai dengan «kepada» atau «untuk», atau dengan urutan kata («memberi anak itu buku»). Bahasa Jerman menandainya pada artikel: dem Kind, der Frau. Karena itu, urutan katanya bisa lebih longgar — artikel tetap menunjukkan siapa penerimanya.

Empat situasi memicu Dativ:

  • Objek tak langsung / penerima pada verba seperti geben, schenken, zeigen, erklären: Ich schicke meinem Chef eine E-Mail.
  • Verba Dativ: helfen, danken, gefallen, gehören, folgen, antworten, gratulieren, passen, schmecken, glauben, begegnen, zuhören. Pada verba ini objek orang berkasus Dativ. Perhatikan: «membantu kamu» dalam bahasa Indonesia terasa seperti objek langsung, tetapi bahasa Jerman berkata Ich helfe dir. Beberapa verba (glauben, antworten) dapat menambahkan benda dalam Akkusativ: Ich glaube dir das nicht.
  • Preposisi Dativ: aus, außer, bei, mit, nach, seit, von, zu, gegenüber.
  • Preposisi dua kasus (Wechselpräpositionen: in, an, auf, unter, über …) jika menjawab Wo? («di mana?»): Das Buch liegt auf dem Tisch.

Dua hal teknis. Artikel dan artikel posesif berganti akhiran (lihat tabel), dan kata benda jamak mendapat -n dalam Dativ, kecuali bentuk jamaknya sudah berakhiran -n atau -s: die Kinder → mit den Kindern, tetapi die Autos → mit den Autos. Nomina lemah (n-Deklination) seperti der Nachbar, der Student, der Kollege mendapat -(e)n di semua kasus kecuali nominatif (Nominativ): dem Nachbarn, dem Studenten.

Urutan kata: jika ada dua objek berupa kata benda, Dativ lebih dulu (Ich gebe dem Kind den Ball). Pronomina biasanya maju ke depan kata benda (Ich gebe ihm den Ball), dan jika kedua objek berupa pronomina, Akkusativ lebih dulu (Ich gebe es ihm).

Contoh

  • Ich schenke meiner Schwester ein Buch. — Saya menghadiahkan buku kepada saudara perempuan saya.
  • Der Film gefällt den Kindern. — Anak-anak menyukai film itu. (harfiah: film itu menyenangkan bagi anak-anak)
  • Kannst du mir bitte helfen? — Tolong, bisakah kamu membantu saya?
  • Das Auto gehört meinem Onkel. — Mobil itu milik paman saya.
  • Ich habe dem Nachbarn die Post gebracht. — Saya sudah mengantarkan surat-surat kepada tetangga.
  • Wir fahren mit dem Bus zum Bahnhof. — Kami naik bus ke stasiun.
  • Nach dem Kurs gehe ich zu einem Freund. — Sesudah kursus saya pergi ke rumah seorang teman.
  • Sie wohnt seit einem Jahr bei ihren Eltern. — Sudah setahun ia (perempuan) tinggal di rumah orang tuanya.
  • Ich habe es ihm schon gegeben. — Saya sudah memberikannya kepadanya.

Tabel

datif (Dativ) maskulin netral feminin jamak
artikel tentu dem Mann dem Kind der Frau den Kindern
artikel tak tentu einem Mann einem Kind einer Frau —
negasi (kein) keinem Mann keinem Kind keiner Frau keinen Kindern
artikel posesif meinem Mann meinem Kind meiner Frau meinen Kindern
nominatif (Nominativ) ich du er es sie wir ihr sie / Sie
datif (Dativ) mir dir ihm ihm ihr uns euch ihnen / Ihnen

Kesalahan umum

  • ❌ Das Buch gehört meinen Bruder. → ✅ Das Buch gehört meinem Bruder. — gehören memakai Dativ; meinen Bruder adalah Akkusativ.
  • ❌ Ich spiele mit den Kinder. → ✅ Ich spiele mit den Kindern. — kata benda jamak dalam Dativ mendapat -n (kecuali jamak yang sudah berakhiran -n atau -s).
  • ❌ Ich fahre mit meine Freundin. → ✅ Ich fahre mit meiner Freundin. — mit adalah preposisi Dativ, jadi meine → meiner (bahasa Indonesia «dengan pacar saya» tidak berubah apa pun).
  • ❌ Ich gebe meiner Mutter es. → ✅ Ich gebe es meiner Mutter. — objek berupa pronomina berdiri di depan objek berupa kata benda.
  • ❌ Ich bin in die Küche. → ✅ Ich bin in der Küche. — posisi (wo?, «di dapur») memakai Dativ; hanya arah (wohin?, «ke dapur») yang memakai Akkusativ.

Topik terkait

Bandingkan akhiran Dativ dengan akhiran Akkusativ, lalu pelajari preposisi dua kasus jika Anda masih ragu antara in dem Kino («di bioskop») dan in das Kino («ke bioskop»). Bentuk mir, dir, ihm juga muncul lagi dalam bab pronomina persona.

Pertanyaan umum

Bagaimana mengenali Dativ dalam kalimat bahasa Jerman?

Tanyakan Wem? («kepada siapa?»). Jawabannya adalah Dativ — biasanya orang yang menerima sesuatu atau mendapat manfaat: Ich gebe dem Kind ein Buch → Wem? dem Kind.

Verba apa saja yang selalu memakai Dativ?

helfen, danken, gefallen, gehören, folgen, antworten, gratulieren, passen, schmecken, glauben, begegnen, zuhören. Objek orang pada verba ini berkasus Dativ, bukan Akkusativ — walaupun dalam bahasa Indonesia «membantu seseorang» terasa seperti objek langsung.

Preposisi apa yang selalu memakai Dativ?

aus, außer, bei, mit, nach, seit, von, zu, dan gegenüber. Preposisi dua kasus (in, an, auf …) memakai Dativ hanya jika menjawab Wo? («di mana?»).

Mengapa kata benda jamak mendapat akhiran -n dalam Dativ?

Dalam Dativ jamak, kata benda berakhiran -n, kecuali bentuk jamaknya sudah berakhiran -n atau -s: die Kinder → mit den Kindern, tetapi die Autos → mit den Autos.

Mana yang lebih dulu, Dativ atau Akkusativ?

Jika keduanya kata benda: Dativ sebelum Akkusativ (Ich gebe dem Mann das Buch). Pronomina biasanya maju ke depan kata benda, dan jika kedua objek berupa pronomina, Akkusativ lebih dulu (Ich gebe es ihm).