Kasus nominatif (Nominativ) bahasa Jerman: subjek, artikelnya, dan wer/was
Nominatif menandai subjek dan menjawab Wer?/Was?: der, das, die, die (jamak), ein/eine — juga dipakai setelah sein, werden, bleiben, heißen.
Aturan
Nominatif (Nominativ) adalah kasus subjek — orang atau benda yang melakukan tindakan atau yang diterangkan. Pertanyaan ujinya adalah Wer? («siapa?») untuk orang dan Was? («apa?») untuk benda, dan pertanyaan itu diajukan di depan verba yang dikonjugasi: Wer wartet draußen? → ein Kollege.
Bahasa Indonesia tidak mengenal kasus: subjek dan objek dikenali dari urutan kata (subjek–predikat–objek). Dalam bahasa Jerman, artikellah yang menunjukkan peran kata benda, sehingga urutan kata bisa lebih bebas. Dari situ ada tiga hal penting:
- Nominatif adalah bentuk dasar. Kamus, daftar kosakata, dan artikel yang Anda hafalkan (der Tisch, das Buch, die Lampe) semuanya nominatif. Kasus lain merupakan perubahan dari bentuk ini.
- Subjek menentukan akhiran verba. Subjek tunggal, verba tunggal; subjek jamak, verba jamak: Das Kind spielt / Die Kinder spielen.
- Posisi tidak menentukan kasus. Verba yang dikonjugasi berada di posisi kedua, sehingga subjek sering berdiri di belakangnya: Heute kocht mein Vater. Subjek itu tetap nominatif. Inilah jebakan bagi penutur bahasa Indonesia, yang terbiasa menganggap kata benda pertama sebagai subjek.
Nominatif kedua muncul setelah empat verba penghubung: sein, werden, bleiben, heißen. Verba ini tidak mempunyai objek, melainkan menyamakan dua hal, sehingga kedua sisinya nominatif: Er ist ein guter Lehrer, Sie wird Ärztin, Anna bleibt meine beste Freundin. Ingat pula bahwa sein wajib hadir, sedangkan «adalah» dalam bahasa Indonesia boleh dihilangkan («Dia guru yang baik»).
Membandingkan nominatif dengan akusatif (Akkusativ) itu mudah, karena di antara artikel — termasuk kein dan artikel posesif — hanya bentuk maskulin yang berubah: der → den, ein → einen, kein → keinen, mein → meinen. Bentuk netral, feminin, dan jamak sama pada kedua kasus, jadi kata maskulin — atau pertanyaan wer?/wen? — yang menunjukkan kasusnya. Pronomina persona berbeda: hampir setiap pronomina mempunyai bentuk objek sendiri (ich → mich, er → ihn, wir → uns), yang dibahas di bab akusatif; datif (Dativ) dan genitif (Genitiv) juga punya bab sendiri.
Contoh
- Der Zug fährt um acht Uhr ab. — Kereta itu berangkat pukul delapan.
- Meine Schwester wohnt in Berlin. — Saudara perempuan saya tinggal di Berlin.
- Heute kocht mein Vater. — Hari ini ayah saya yang memasak.
- Wer wartet draußen? — Ein Kollege von mir. — Siapa yang menunggu di luar? — Seorang rekan kerja saya.
- Das Kind und die Eltern kommen später. — Anak itu dan orang tuanya datang nanti.
- Er ist mein bester Freund. — Dia (laki-laki) adalah sahabat saya.
- Sie wird Ärztin. — Dia akan menjadi dokter (perempuan).
- Anna bleibt meine beste Freundin. — Anna tetap sahabat (perempuan) saya.
- Die Kinder spielen im Garten, ein Hund schläft auf der Terrasse. — Anak-anak bermain di kebun, seekor anjing tidur di teras.
- Meine Lehrerin heißt Frau Weber. — Guru (perempuan) saya bernama Ibu Weber.
Tabel
| nominatif (Nominativ) | maskulin | netral | feminin | jamak |
|---|---|---|---|---|
| artikel tentu | der Mann | das Kind | die Frau | die Kinder |
| artikel tak tentu | ein Mann | ein Kind | eine Frau | — Kinder |
| artikel negatif | kein Mann | kein Kind | keine Frau | keine Kinder |
| artikel posesif | mein Mann | mein Kind | meine Frau | meine Kinder |
| Kasus | maskulin | netral | feminin | jamak |
|---|---|---|---|---|
| nominatif (Nominativ) | der / ein Mann | das / ein Kind | die / eine Frau | die Kinder |
| akusatif (Akkusativ) | den / einen Mann | das / ein Kind | die / eine Frau | die Kinder |
| Persona | 1 tunggal | 2 tunggal | 3 tunggal mask. | 3 tunggal fem. | 3 tunggal netral | 1 jamak | 2 jamak | 3 jamak | sopan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| nominatif (Nominativ) | ich | du | er | sie | es | wir | ihr | sie | Sie |
Kesalahan umum
- ❌ Den Zug fährt um acht Uhr ab. → ✅ Der Zug fährt um acht Uhr ab. — pelaku tindakan adalah subjek dan memakai nominatif; den adalah akusatif maskulin.
- ❌ Er ist einen guten Lehrer. → ✅ Er ist ein guter Lehrer. — setelah sein, kata benda kedua adalah nominatif, bukan objek.
- ❌ Wen hat angerufen? → ✅ Wer hat angerufen? — wer menanyakan subjek; wen menanyakan objek akusatif.
- ❌ Die Kinder spielt im Garten. → ✅ Die Kinder spielen im Garten. — akhiran verba mengikuti subjek nominatif: subjek jamak, verba jamak.
- ❌ Heute mein Vater kocht. → ✅ Heute kocht mein Vater. — verba yang dikonjugasi tetap di posisi kedua; subjek pindah ke belakangnya dan bentuknya tetap nominatif.
Topik terkait
Pelajari nominatif bersama akusatif — pasangan ini mencakup hampir setiap kalimat A1 — dan bacalah bab tentang artikel jika der/das/die masih terasa acak.
Pertanyaan umum
Apa itu kasus nominatif dalam bahasa Jerman?
Kasus subjek — orang atau benda yang melakukan tindakan atau yang diterangkan. Artikelnya der, das, die, dan die untuk jamak, serta ein/eine; nominatif juga merupakan bentuk yang tercantum di kamus.
Bagaimana mengenali nominatif dalam kalimat?
Ajukan pertanyaan Wer? («siapa?») atau Was? («apa?») di depan verba yang dikonjugasi. Jawabannya adalah subjek, dan subjek menentukan akhiran verba — di mana pun letaknya: Heute kocht mein Vater → Wer kocht? mein Vater.
Apa perbedaan nominatif dan akusatif?
Nominatif menandai subjek, akusatif objek langsung. Di antara artikel hanya bentuk maskulin yang berbeda: der → den, ein → einen, mein → meinen; netral, feminin, dan jamak sama. Pronomina persona merupakan pengecualian — hampir semuanya punya bentuk objek sendiri (ich → mich, er → ihn).
Mengapa Er ist ein Lehrer, bukan einen Lehrer?
sein, werden, bleiben, dan heißen tidak mempunyai objek; verba ini menghubungkan dua nominatif. Jadi Er dan ein Lehrer sama-sama nominatif, begitu pula dalam Sie wird Ärztin.
Pronomina persona mana yang berbentuk nominatif?
ich, du, er, sie, es, wir, ihr, sie, dan Sie. Bentuk objek seperti mich, dich, mir, atau dir termasuk kasus lain, bukan subjek.

