BRAGIflash
Download on the App StoreGet it on Google Play
A1Pemula3 menit bacaDiperbarui

Artikel posesif bahasa Jerman (mein, dein, sein, ihr): bentuk dan akhiran

Pemilik menentukan kata dasar (ich → mein, sie → ihr); benda yang dimiliki menentukan akhiran: mein Buch, meine Tasche, meinen Bruder.

Aturan

Artikel posesif (Possessivartikel) menyatakan siapa pemilik sesuatu — mein Auto, deine Idee, ihr Hund. Berbeda dengan akhiran «-ku / -mu / -nya» dalam bahasa Indonesia, artikel posesif adalah kata tersendiri di depan kata benda, dan kata itu berubah seperti ein. Bahasa Jerman membagi tugasnya menjadi dua: pemilik memilih kata dasar, benda yang dimiliki memilih akhiran.

Sembilan kata dasarnya: ich → mein-, du → dein-, er → sein-, es → sein-, sie (dia perempuan) → ihr-, wir → unser-, ihr (kalian) → euer-, sie (mereka) → ihr-, Sie (sopan) → Ihr-.

Bagian pertama inilah jebakan terbesar bagi penutur bahasa Indonesia, karena «-nya» mencakup sein sekaligus ihr. Bahasa Jerman melihat pemiliknya, bukan bendanya: Anna sucht ihren Schlüssel, tetapi Paul sucht seinen Schlüssel. Yang menentukan adalah gender gramatikal pemilik, bukan jenis kelaminnya: das Mädchen netral, jadi Das Mädchen sucht seinen Schlüssel.

Bagian kedua bersifat mekanis: artikel posesif memakai akhiran yang sama dengan ein dan kein. Tanpa akhiran untuk maskulin nominatif (Nominativ) dan untuk netral tunggal pada nominatif dan akusatif (Akkusativ), -e untuk feminin dan jamak, -en untuk maskulin akusatif, -em dan -er untuk datif (Dativ) tunggal, dan -en untuk datif jamak — ditambah -n pada kata bendanya: mit meinen Freunden.

Dua hal kecil sebaiknya dihafalkan sejak awal. euer kehilangan -e- pada kata dasarnya begitu mendapat akhiran (euer Zimmer → eure Zimmer, euren Eltern), sedangkan unser mempertahankannya (unsere Wohnung). Ihr untuk sapaan sopan Sie ditulis dengan huruf kapital di mana pun dalam kalimat; itulah yang membedakannya dalam tulisan dari ihr («-nya (perempuan)», «mereka»).

Jika kata bendanya dihilangkan, artikel posesif menjadi pronomina sejati dan memerlukan akhiran lengkap: maskulin nominatif -er, netral -(e)s, selebihnya seperti dalam tabel. Ist das dein Stift? – Nein, meiner ist blau. / Das ist meins. Bentuk panjang meines juga baku dan lazim dalam tulisan; meins adalah bentuk sehari-hari.

Bentuk genitif (Genitiv) seperti meines Bruders dipelajari bersama kasus genitif pada tingkat berikutnya.

Contoh

  • Mein Bruder wohnt in Hamburg. — Saudara laki-laki saya tinggal di Hamburg.
  • Wie heißt deine Schwester? — Siapa nama saudara perempuanmu?
  • Er sucht seinen Schlüssel. — Ia (laki-laki) mencari kuncinya.
  • Sie fährt mit ihrem Fahrrad zur Arbeit. — Ia (perempuan) naik sepedanya ke tempat kerja.
  • Unsere Wohnung ist ziemlich klein. — Apartemen kami cukup kecil.
  • Habt ihr eure Hausaufgaben gemacht? — Apakah kalian sudah mengerjakan pekerjaan rumah kalian?
  • Ich helfe meiner Mutter im Garten. — Saya membantu ibu saya di kebun.
  • Ist das Ihr Mantel, Frau Weber? — Apakah ini mantel Anda, Ibu Weber?
  • Das ist nicht mein Stift — meiner ist blau. — Itu bukan pena saya — milik saya berwarna biru.

Tabel

mein maskulin (der Bruder) netral (das Buch) feminin (die Tasche) jamak (die Eltern)
nominatif (Nominativ) mein Bruder mein Buch meine Tasche meine Eltern
akusatif (Akkusativ) meinen Bruder mein Buch meine Tasche meine Eltern
datif (Dativ) meinem Bruder meinem Buch meiner Tasche meinen Eltern
pemilik ich du er es sie (dia pr.) wir ihr sie (mereka) Sie
kata dasar mein dein sein sein ihr unser euer ihr Ihr
+ Buch mein Buch dein Buch sein Buch sein Buch ihr Buch unser Buch euer Buch ihr Buch Ihr Buch

Bentuk mandiri (tanpa kata benda di belakangnya):

tanpa kata benda maskulin netral feminin jamak
nominatif (Nominativ) meiner mein(e)s meine meine
akusatif (Akkusativ) meinen mein(e)s meine meine
datif (Dativ) meinem meinem meiner meinen

Kesalahan umum

  • ❌ Sie liebt ihr Mann. → ✅ Sie liebt ihren Mann. — akhiran berasal dari benda yang dimiliki: der Mann sebagai objek langsung adalah maskulin akusatif, jadi -en.
  • ❌ Er fährt mit seine Schwester. → ✅ Er fährt mit seiner Schwester. — mit menuntut datif, dan akhiran datif feminin adalah -er.
  • ❌ Anna besucht seinen Vater. → ✅ Anna besucht ihren Vater. — jika itu ayah Anna sendiri, kata dasar mengikuti pemilik: Anna = sie, jadi ihr- (seinen Vater berarti ayah seorang laki-laki lain).
  • ❌ Das ist meine Buch. → ✅ Das ist mein Buch. — netral tunggal tidak mendapat akhiran pada nominatif dan akusatif, persis seperti ein Buch.
  • ❌ Ist das dein? → ✅ Ist das deins? — tanpa kata benda, artikel posesif memerlukan akhiran lengkap: netral -(e)s, maskulin -er (deiner).

Topik terkait

Pelajari kata dasar posesif bersama pronomina persona, dan akhirannya bersama ein dan kein — keduanya satu perangkat yang sama. Pelajaran akusatif dan datif menjelaskan asal akhiran -en, -em, dan -er.

Pertanyaan umum

sein atau ihr — bagaimana cara memilihnya?

Kata dasar mengikuti gender gramatikal dan persona pemilik: er dan es memakai sein-, sie (dia perempuan) dan sie (mereka) memakai ihr-. Anna sucht ihren Schlüssel, Paul sucht seinen Schlüssel — kuncinya sama, pemiliknya berbeda. Akhiran mengikuti benda yang dimiliki.

Akhiran apa yang dipakai artikel posesif?

Persis akhiran ein/kein, yang ditentukan oleh gender, jumlah, dan kasus benda yang dimiliki: mein Buch (netral), meine Tasche (feminin), meinen Bruder (akusatif maskulin), meiner Mutter (datif feminin).

Mengapa eure, bukan euere?

euer kehilangan -e- pada kata dasarnya begitu mendapat akhiran: eure Tickets, euren Lehrer, eurem Kind. unser mempertahankannya: unsere Wohnung, unseren Freunden.

Bagaimana mengatakan «milik saya» atau «milikmu» tanpa mengulang kata bendanya?

Pakai bentuk mandiri dengan akhiran lengkap seperti artikel: Meiner ist blau (maskulin, -er), Das ist meins (netral, -s), Meine ist neu (feminin, -e).

Apa bedanya ihr, Ihr, dan ihre?

ihr- berarti «-nya (perempuan)» atau «… mereka» (milik mereka), Ihr- (selalu dengan huruf kapital) berarti «Anda» untuk sapaan sopan Sie, dan -e pada ihre hanyalah akhiran feminin atau jamak pada kedua kata dasar itu.