BRAGIflash
Download on the App StoreGet it on Google Play
C1Mahir3 menit bacaDiperbarui

Penghubung kalimat kompleks (C1): inventaris formal menurut makna

Hampir tiap hubungan punya tiga bentuk: anak kalimat, verba di akhir (da); adverbia dengan inversi (infolgedessen); preposisi + kata benda (aufgrund).

Aturan

Hampir setiap hubungan makna dapat dinyatakan dalam tiga bentuk; hanya kelompok konsekutif (akibat) tidak punya preposisi:

  • Konjungsi subordinatif (Subjunktion) → anak kalimat dengan koma, verba yang dikonjugasi di akhir.
  • Adverbia penghubung (Konjunktionaladverb) → kalimat utama lengkap; di posisi 1 ia memicu inversi (Inversion) — verba kedua, subjek di belakangnya — atau ia berdiri di medan tengah (Mittelfeld).
  • Preposisi + frasa kata benda → tanpa verba; frasa ini dihitung sebagai satu unsur kalimat (Aufgrund der gestiegenen Kosten …).

Bahasa Indonesia punya pembagian serupa («karena» / «akibatnya» / «akibat» + kata benda), tetapi urutan katanya tetap; verba di akhir dan inversi adalah hal baru.

Anak kalimat di depan mengisi posisi 1, jadi kalimat utama dimulai dengan verbanya (verba, koma, verba), dan adverbia penghubung pindah ke medan tengah. Pengecualian baku hanya dann sesudah wenn (Wenn die Mittel fehlen, dann verschieben wir den Bau.). Dalam kalimat bertingkat verba menumpuk di akhir; teks formal jarang melampaui dua tingkat.

Ragam: bahasa tulis dan akademik. Dalam percakapan pasangan netral lebih umum (weil, obwohl, wenn, also, aber, um … zu); bentuk formal tidak salah, hanya tidak lazim. obschon termasuk ragam tinggi (gehoben) dan lebih jarang daripada obgleich; zwecks berbau bahasa birokrasi.

Sesudah es sei denn berlaku urutan kalimat utama (Wir starten im Herbst, es sei denn, die Mittel fehlen.); hanya es sei denn, dass … menaruh verba di akhir. sodass dan so dass sama-sama benar; so + adjektiva … dass menekankan tingkatnya.

Kasus tiap preposisi ada di tabel; jika genitif (Genitiv) tidak tampak, datif (Dativ) atau von + datif menggantikannya (aufgrund von Verzögerungen); trotz + datif adalah ragam regional atau lisan, bukan kesalahan.

hingegen dan indes(sen) boleh berdiri sesudah unsur yang dipertentangkan (Der Umsatz hingegen sank); indes(sen) juga berarti «sementara itu», indes saja bernada sastra. Pasangan yang lebih jarang: geschweige denn («apalagi», sesudah negasi atau kata hampir negatif seperti kaum), oder aber (alternatif yang ditegaskan, seperti oder biasa), zwar … doch (pengakuan + bantahan; doch di depan subjek tanpa inversi (posisi 0) atau di posisi 1 dengan inversi).

Contoh

  • Da die Kosten weiter stiegen, wurde das Projekt verschoben. — Karena biaya terus naik, proyek itu ditunda.
  • Die Kosten stiegen weiter; infolgedessen wurde das Projekt verschoben. — Biaya terus naik; akibatnya, proyek itu ditunda.
  • Aufgrund der gestiegenen Kosten wurde das Projekt verschoben. — Akibat kenaikan biaya, proyek itu ditunda.
  • Obgleich das Budget knapp war, hielt das Team am Zeitplan fest. — Walaupun anggarannya terbatas, tim tetap berpegang pada jadwal.
  • Sofern die Mittel bewilligt werden, beginnt der Bau im Herbst. — Asalkan dananya disetujui, pembangunan dimulai pada musim gugur.
  • Das Team dokumentierte jeden Schritt, sodass die Prüfung reibungslos verlief. — Tim mendokumentasikan setiap langkah sehingga pemeriksaan berjalan lancar.
  • Die Unterlagen lagen früh vor, wohingegen der Bericht erst im Juni folgte. — Dokumennya tersedia lebih awal, sedangkan laporannya baru menyusul pada Juni.
  • Wir hielten die Frist, indem wir die Tests parallel durchführten. — Kami memenuhi tenggat dengan menjalankan pengujian secara paralel.
  • Er hat den Bericht nicht gelesen, geschweige denn kommentiert. — Dia belum membaca laporan itu, apalagi mengomentarinya.

Tabel

Makna Anak kalimat (konjungsi subordinatif) Kalimat utama (adverbia penghubung) Frasa kata benda (preposisi)
kausal (sebab) da, zumal infolgedessen, demzufolge aufgrund + Gen., infolge + Gen.
konsesif (pengakuan: «meskipun») obgleich, wenngleich, obschon gleichwohl, dessen ungeachtet ungeachtet + Gen., trotz + Gen.
kondisional (syarat) sofern, falls, es sei denn (urutan kalimat utama — verba di posisi 2) andernfalls bei + Dat., im Falle + Gen.
konsekutif (akibat) sodass, so … dass folglich, somit — (tidak ada)
final (tujuan) damit, um … zu dazu, hierfür zwecks + Gen., zu + Dat.
adversatif (pertentangan: «sedangkan») während, wohingegen hingegen, indes(sen) im Gegensatz zu + Dat.
modal / instrumental (cara) indem; dadurch, dass … dadurch, so durch + Akk., mittels + Gen.
temporal (waktu) sobald, solange, seitdem, ehe danach, seither, zuvor nach + Dat., seit + Dat., vor + Dat.
Jenis Yang mengikuti penghubung Posisi verba yang dikonjugasi Contoh
konjungsi subordinatif (Subjunktion) subjek + medan tengah, koma sebelum anak kalimat terakhir dalam klausanya Da die Kosten stiegen, wurde das Projekt verschoben.
adverbia penghubung (Konjunktionaladverb) sisa kalimat utama yang lengkap kedua — adverbia mengisi posisi 1, subjek pindah ke belakang verba Die Kosten stiegen; infolgedessen wurde das Projekt verschoben.
preposisi + frasa kata benda frasa kata benda dengan kasus tetap, tanpa verba tidak berubah — frasa itu satu unsur dan di sini mengisi posisi 1 Aufgrund der gestiegenen Kosten wurde das Projekt verschoben.

Kesalahan umum

  • ❌ Die Kosten stiegen, infolgedessen das Projekt verschoben wurde. → ✅ Die Kosten stiegen, infolgedessen wurde das Projekt verschoben. — adverbia ini mengisi posisi 1 kalimat utama; verba tetap kedua.
  • ❌ Aufgrund die Kosten gestiegen sind, wurde das Projekt verschoben. → ✅ Aufgrund der gestiegenen Kosten wurde das Projekt verschoben. — preposisi memerlukan frasa kata benda; klausa memerlukan da atau weil.
  • ❌ Ungeachtet das knappe Budget hielt das Team am Zeitplan fest. → ✅ Ungeachtet des knappen Budgets hielt das Team am Zeitplan fest. — dalam bahasa tulis baku preposisi ini memerlukan genitif; ungeachtet + datif juga bukan varian baku (lain dengan trotz).
  • ❌ Obgleich das Budget knapp war, gleichwohl hielt das Team am Zeitplan fest. → ✅ Obgleich das Budget knapp war, hielt das Team gleichwohl am Zeitplan fest. — posisi 1 sudah terisi anak kalimat; adverbia pindah ke medan tengah.
  • ❌ Er hat den Bericht gelesen, geschweige denn kommentiert. → ✅ Er hat den Bericht nicht gelesen, geschweige denn kommentiert. — geschweige denn memerlukan negasi (atau kata hampir negatif seperti kaum) di depannya.

Pertanyaan umum

Apa beda da dan weil, obgleich dan obwohl?

Maknanya sama, ragamnya berbeda: da, obgleich, wenngleich, sofern, dan ehe milik bahasa tulis dan akademik, sedangkan weil, obwohl, wenn, dan bevor adalah pasangan netral sehari-hari. Selain itu, da biasanya mengantar alasan yang sudah diketahui pembaca dan suka berdiri di depan kalimat utama.

Kapan memilih anak kalimat, adverbia penghubung, atau preposisi?

Ketiganya menyatakan hubungan yang sama, jadi pilihannya soal gaya dan kepadatan: preposisi memadatkan informasi menjadi frasa kata benda (khas teks akademik), adverbia mempertahankan dua kalimat utama yang mudah dibaca, dan anak kalimat paling eksplisit. Hanya kedua bentuk klausa yang dapat membawa verba dengan subjek dan kalanya sendiri — begitu Anda memerlukannya, preposisi tidak dapat dipakai.

Kasus apa yang mengikuti aufgrund, infolge, ungeachtet, mittels, dan zwecks?

Genitif (Genitiv): aufgrund der gestiegenen Kosten, ungeachtet des knappen Budgets. Jika genitifnya tidak tampak pada kata benda, bahasa Jerman beralih ke datif atau ke von + datif: aufgrund von Verzögerungen. (trotz + datif ada sebagai varian regional atau lisan; genitif adalah bentuk baku tulis.)

Mengapa «infolgedessen wurde das Projekt verschoben»?

Karena infolgedessen adalah adverbia yang mengisi posisi 1 kalimat utama: verba yang dikonjugasi tetap di posisi 2 dan subjek pindah ke belakangnya. Hal yang sama berlaku untuk gleichwohl, andernfalls, folglich, somit, hingegen, dan adverbia lain di kolom tengah tabel — atau letakkan di medan tengah: Das Projekt wurde infolgedessen verschoben.

Apa arti geschweige denn, oder aber, dan zwar … doch?

geschweige denn («apalagi») menambahkan hal kedua yang lebih kecil kemungkinannya sesudah negasi (nicht gelesen, geschweige denn kommentiert). oder aber adalah «atau» yang ditegaskan dan berperilaku seperti oder biasa tanpa mengubah urutan kata. zwar … doch adalah pasangan konsesif: zwar mengakui suatu hal, doch membawa bantahan, entah di depan subjek atau di posisi 1 dengan inversi.