Futur I bahasa Jerman: werden + infinitif — dan kapan cukup memakai Präsens
Futur I = werden + infinitif di akhir kalimat. Masa depan sehari-hari memakai Präsens + kata waktu; Futur I untuk prakiraan, janji, dan dugaan.
Aturan
Futur I (kala mendatang) dibentuk dari werden yang dikonjugasi di posisi 2 dan infinitif di akhir kalimat: Ich werde dich morgen anrufen. werden menyimpang dari pola beraturan hanya pada du wirst dan er/sie/es wird — ich werde, du wirst, er/sie/es wird, wir werden, ihr werdet, sie/Sie werden. Verba kedua tetap dalam bentuk infinitif.
Masa depan sehari-hari dalam bahasa Jerman bukan Futur I. Jika keterangan waktu atau konteks sudah menunjukkan masa depan, dipakai Präsens (kala kini): Nächste Woche fahre ich nach Hamburg. Kata waktu yang khas: morgen, übermorgen, gleich, später, bald, heute Abend, nächste Woche, in zwei Jahren. Bahasa Indonesia serupa: «Besok saya ke Bandung» tidak memerlukan «akan». werden sepadan dengan «akan», tetapi jangan menerjemahkan setiap «akan» dengan werden.
Futur I dipilih untuk tiga tugas:
- Prakiraan atau prognosis, terutama hal yang tak bisa direncanakan: Die Temperaturen werden in den nächsten Tagen steigen.
- Janji, niat kuat, atau pengumuman tegas: Wir werden unser Bestes geben.
- Dugaan (Vermutung), biasanya dengan wohl, wahrscheinlich, sicher, bestimmt, atau schon — tanpa kata itu pun Futur I menyatakan dugaan (Er wird noch im Büro sein). Waktu dugaan ditentukan oleh predikatnya: keadaan (sein, wissen, zu Hause sein) membuat dugaan tentang masa kini (Er wird wohl noch im Büro sein. = sekarang ia barangkali masih di kantor); peristiwa atau perubahan (gefallen, kommen, regnen) menempatkannya di masa depan (Das wird dir bestimmt gefallen.). Keterangan waktu seperti morgen selalu menunjuk ke masa depan: Er wird morgen wohl zu spät kommen.
Urutan kata mengikuti kurung verba (Verbklammer). Dalam pernyataan werden di posisi 2, dan jika unsur lain di depan, subjek menyusul werden (Morgen werde ich früh aufstehen). Pertanyaan ya-tidak menaruh werden di posisi 1 (Wirst du kommen?), pertanyaan dengan kata tanya (W-Frage) di posisi 2. Dalam anak kalimat kelompok verba pindah ke akhir, werden setelah infinitif: …, dass er morgen kommen wird.
Dengan verba modal (Modalverb), infinitif verba utama datang lebih dulu dan infinitif verba modal paling akhir: Du wirst am Wochenende arbeiten müssen. Dalam anak kalimat, infinitif ganda ini membuat wird berdiri di depan kedua infinitif: …, dass du am Wochenende wirst arbeiten müssen.
Futur II (werden + Partizip II (partisip lampau) + haben/sein) menyatakan tindakan yang selesai sebelum titik tertentu di masa depan, atau dugaan tentang masa lampau.
Contoh
- Nächste Woche fahre ich nach Hamburg. — Minggu depan saya pergi ke Hamburg.
- Ich werde dich morgen anrufen. — Saya akan meneleponmu besok.
- Wir werden unser Bestes geben. — Kami akan berusaha sebaik mungkin.
- Die Temperaturen werden in den nächsten Tagen steigen. — Suhu akan naik dalam beberapa hari ke depan.
- In zwanzig Jahren wird kaum jemand noch Bargeld benutzen. — Dua puluh tahun lagi hampir tidak ada orang yang masih akan memakai uang tunai.
- Das wird dir bestimmt gefallen. — Kamu pasti akan menyukainya.
- Er wird wohl noch im Büro sein. — Ia barangkali masih di kantor (sekarang).
- Du wirst am Wochenende leider arbeiten müssen. — Sayangnya, akhir pekan nanti kamu harus bekerja.
- Ich hoffe, dass der Regen bald aufhören wird. — Saya berharap hujannya akan segera berhenti.
Tabel
| Persona | werden | Futur I (kommen) |
|---|---|---|
| ich | werde | ich werde kommen |
| du | wirst | du wirst kommen |
| er/sie/es | wird | er wird kommen |
| wir | werden | wir werden kommen |
| ihr | werdet | ihr werdet kommen |
| sie/Sie | werden | sie werden kommen |
| Jenis kalimat | Posisi werden | Contoh |
|---|---|---|
| pernyataan | posisi 2, infinitif di akhir | Ich werde dich morgen anrufen. |
| pernyataan dengan unsur di depan | posisi 2, subjek setelah werden | Morgen werde ich früh aufstehen. |
| pertanyaan ya-tidak | posisi 1 | Wirst du morgen kommen? |
| pertanyaan dengan kata tanya (W-Frage) | posisi 2 | Wann wirst du mit der Arbeit fertig sein? |
| anak kalimat | paling akhir, setelah infinitif | Ich hoffe, dass der Regen bald aufhören wird. |
| dengan verba modal (kalimat utama) | posisi 2, infinitif + infinitif modal di akhir | Du wirst am Wochenende arbeiten müssen. |
| dengan verba modal (anak kalimat) | di depan kedua infinitif | …, dass du am Wochenende wirst arbeiten müssen. |
Kesalahan umum
- ❌ Ich werde dich morgen angerufen. → ✅ Ich werde dich morgen anrufen. — setelah werden verba kedua tetap infinitif; werden + Partizip II adalah pola pasif (du wirst angerufen).
- ❌ Wir werden besuchen dich am Sonntag. → ✅ Wir werden dich am Sonntag besuchen. — infinitif menutup kalimat; hanya werden yang berada di posisi 2.
- ❌ Ich hoffe, dass er morgen wird kommen. → ✅ Ich hoffe, dass er morgen kommen wird. — dalam anak kalimat werden berada setelah infinitif; pengecualiannya adalah infinitif ganda dengan verba modal.
- ❌ Du wirst am Wochenende müssen arbeiten. → ✅ Du wirst am Wochenende arbeiten müssen. — dengan verba modal, infinitif verba utama datang lebih dulu dan infinitif verba modal paling akhir.
- ❌ Ich werde morgen zu arbeiten. → ✅ Ich werde morgen arbeiten. — werden diikuti infinitif tanpa zu, bukan infinitif dengan zu.
Topik terkait
Kuasai bentuk Präsens, karena itulah masa depan sehari-hari. Tugas lain werden dibahas di bab kalimat pasif, bentuk würde di bab Konjunktiv II (pengandaian).
Pertanyaan umum
Bagaimana membentuk Futur I dalam bahasa Jerman?
werden yang dikonjugasi di posisi 2 ditambah infinitif di akhir kalimat: ich werde, du wirst, er/sie/es wird, wir werden, ihr werdet, sie/Sie werden — Ich werde dich morgen anrufen.
Apakah saya harus memakai Futur I untuk membicarakan masa depan?
Tidak. Jika kata waktu atau konteks sudah menunjukkan masa depan, bahasa Jerman memakai Präsens: Nächste Woche fahre ich nach Hamburg. Futur I dipakai untuk prakiraan, janji, dan dugaan.
Apakah «Er wird wohl noch im Büro sein» berarti sekarang atau nanti?
Sekarang, karena sein menyatakan keadaan: dengan predikat keadaan, dugaannya tentang masa kini. Predikat peristiwa menunjuk ke masa depan (Das wird dir bestimmt gefallen), dan keterangan waktu seperti morgen selalu menempatkan dugaan di masa depan.
Apa beda werden dan würde?
werden menyatakan sesuatu yang nyata tentang masa depan: Ich werde dich morgen anrufen. würde + infinitif adalah Konjunktiv II dan menandai hal yang tidak nyata atau ungkapan sopan: Ich würde dich anrufen, wenn ich deine Nummer hätte.
Apa itu Futur II?
Futur II adalah werden + Partizip II + haben/sein: Bis Freitag werde ich den Bericht geschrieben haben. Bentuk ini menyatakan tindakan yang sudah selesai pada suatu titik di masa depan, atau dugaan tentang masa lampau: Er wird den Zug verpasst haben.

