Pronomina es dalam bahasa Jerman: persona, impersonal, pengisi posisi 1, dan korelat
es menggantikan kata benda netral, menjadi subjek wajib es regnet / es gibt / es geht, mengisi posisi 1 (Es kommen viele Gäste), dan mengumumkan anak kalimat.
Aturan
es tidak selalu menggantikan sesuatu. Kata ini punya lima tugas, dengan satu pertanyaan kunci: apakah es menggantikan kata — atau hanya mengisi tempat? Bahasa Indonesia sering tanpa subjek («Hujan.», «Sudah malam.»), sedangkan kalimat Jerman memerlukan es.
- Pronomina persona. es menggantikan kata benda netral (das) dalam kasus nominatif (Nominativ) dan akusatif (Akkusativ) — keduanya es; datifnya (Dativ) ihm. es juga bisa merujuk pada seluruh pernyataan (Ich weiß es.) dan tetap ada di posisi mana pun.
- es impersonal. Verba tanpa subjek sebenarnya memakai es sebagai subjek wajib: cuaca (es regnet, es schneit, es blitzt, es donnert), waktu dan keadaan (es ist spät, es ist kalt, es wird dunkel), bunyi (es klingelt, es klopft, es riecht nach Kaffee), serta es gibt + Akkusativ («ada») dan es geht + Dativ (Wie geht es dir? – Es geht mir gut.). es ini tidak boleh hilang; bila unsur lain membuka kalimat, es pindah ke belakang verba: Heute regnet es.
- Pengisi posisi 1 (Platzhalter). Tanpa unsur lain di depan, es mengisi posisi 1 sebelum verba. Dua kasus:
- Ada subjek sebenarnya di medan tengah (Mittelfeld), dan verba menyesuaikan diri dengannya: Es kommen viele Gäste. (bukan kommt) / Es war einmal ein König.
- Pasif impersonal tanpa subjek; verba tetap orang ketiga tunggal: Es wird viel gearbeitet. → Hier wird viel gearbeitet. es pengisi hilang begitu unsur lain di depan (Heute kommen viele Gäste.) dan tidak pernah berdiri di medan tengah.
- Korelat (Korrelat) untuk anak kalimat.
- Anak kalimat subjek: Es freut mich, dass du kommst. / Es ist wichtig, pünktlich zu sein. (juga es stimmt, es ist schade, es tut mir leid). Bila anak kalimat dass atau infinitif dengan zu di depan, es hilang: Dass du kommst, freut mich.
- Objek akusatif: dengan finden, halten für, hassen, lieben, es wajib: Ich finde es gut, dass wir früher anfangen.
- Tidak setiap verba memakai korelat: Ich hoffe, dass … dan Ich glaube, dass … tanpa es.
- Ungkapan tetap. es eilig haben, es gut meinen, es gut haben, es schwer haben, es sich bequem machen — es (Akkusativ) bagian dari ungkapan dan tidak pernah hilang.
Contoh
- Das Fahrrad ist neu – es steht im Keller. — Sepeda itu baru; sepeda itu ada di gudang bawah tanah.
- Ich habe das Formular ausgedruckt und es unterschrieben. — Saya sudah mencetak formulir itu dan menandatanganinya.
- Es regnet seit gestern Abend. — Hujan sejak kemarin malam.
- Heute Abend wird es kalt. — Malam ini cuacanya akan dingin.
- Es ist schon halb acht – wir müssen los. — Sudah pukul setengah delapan; kita harus berangkat.
- Hier gibt es keinen Supermarkt. — Di sini tidak ada supermarket.
- Wie geht es dir? – Danke, es geht mir gut. — Apa kabar? – Terima kasih, kabar saya baik.
- Es kommen heute viele Gäste. — Hari ini banyak tamu yang datang. (dengan unsur lain di posisi 1: Heute kommen viele Gäste.)
- Es freut mich, dass du mitkommst. — Saya senang kamu ikut.
- Ich finde es gut, dass wir früher anfangen. — Menurut saya bagus kita mulai lebih awal.
- Sie hat es eilig, aber sie meint es gut. — Ia (perempuan) sedang terburu-buru, tetapi niatnya baik.
Tabel
| Tugas es | Contoh | Apa yang terjadi pada es |
|---|---|---|
| pronomina persona untuk kata benda das | Das Buch? Es liegt hier. Ich lese es. | subjek/objek sebenarnya — tetap di posisi mana pun |
| subjek impersonal (cuaca, waktu, bunyi) | Es regnet. Es ist spät. Es klingelt. | wajib — Heute regnet es. |
| es gibt + Akk. / es geht + Dat. | Es gibt Kaffee. Es geht mir gut. | wajib — Hier gibt es Kaffee. |
| pengisi posisi 1 | Es kommen viele Gäste. | hilang bila unsur lain di depan — Heute kommen viele Gäste. |
| korelat untuk anak kalimat subjek | Es freut mich, dass du kommst. | hilang bila anak kalimatnya di depan — Dass du kommst, freut mich. |
| korelat sebagai objek akusatif (Akkusativ) | Ich finde es gut, dass wir früher anfangen. | wajib — tidak boleh dihilangkan |
| ungkapan tetap | Sie hat es eilig. Er meint es gut. | bagian dari ungkapan — tidak pernah dihilangkan |
Kesalahan umum
- ❌ Gestern es hat geregnet. → ✅ Gestern hat es geregnet. — es impersonal adalah subjek biasa: bila unsur lain di posisi 1, verba di posisi 2 dan es menyusul.
- ❌ Hier gibt keinen Supermarkt. → ✅ Hier gibt es keinen Supermarkt. — es dalam es gibt tetap ada di posisi mana pun, seperti dalam es regnet atau es ist spät.
- ❌ Heute es kommen viele Gäste. → ✅ Heute kommen viele Gäste. — es pengisi hanya ada di posisi 1; verbanya selalu menyesuaikan diri dengan viele Gäste, bukan es.
- ❌ Ich finde gut, dass du fragst. → ✅ Ich finde es gut, dass du fragst. — setelah finden dan halten für, objek akusatif es wajib di depan anak kalimat dass.
- ❌ Ich habe eilig. → ✅ Ich habe es eilig. — dalam es eilig haben atau es gut meinen, es bagian dari ungkapan.
Pertanyaan umum
Kapan es wajib dan kapan es hilang?
es wajib sebagai pronomina persona, pada verba impersonal (es regnet, es ist spät, es gibt, es geht mir gut), sebagai objek dengan finden atau halten für, dan dalam ungkapan tetap. es hanya hilang dalam dua perannya: sebagai pengisi posisi 1, bila unsur lain menempati posisi 1, dan sebagai korelat, bila anak kalimat dass atau infinitif dengan zu itu sendiri diletakkan di depan.
Mengapa «Es kommen viele Gäste», bukan «Es kommt viele Gäste»?
es pengisi posisi 1 bukan subjek; subjek yang sebenarnya adalah viele Gäste, jadi verbanya berbentuk jamak. Letakkan unsur lain di depan, maka es hilang: Heute kommen viele Gäste.
Apa beda «Es regnet» dan «Es kommen viele Gäste»?
Dalam Es regnet, es adalah subjek (impersonal) itu sendiri dan tetap ada di posisi mana pun: Heute regnet es. Dalam Es kommen viele Gäste, es hanya mengisi posisi 1 untuk subjek yang sebenarnya dan hilang begitu unsur lain membuka kalimat.
Apakah es punya bentuk kasus lain?
Sebagai pronomina untuk kata benda netral, bentuk nominatif (Nominativ) dan akusatif (Akkusativ) sama-sama es, sedangkan bentuk datifnya (Dativ) ihm: Ich helfe ihm. es impersonal dan es pengisi hanya muncul sebagai subjek; dalam ungkapan seperti es eilig haben, es adalah Akkusativ yang tidak pernah berubah.
Kapan saya memerlukan es sebelum anak kalimat dass?
Dengan ungkapan seperti es freut mich, es ist wichtig, es stimmt bila kalimat utama berada di depan (Es freut mich, dass du kommst) — es hilang bila anak kalimatnya diletakkan di depan. Dengan finden, halten für, hassen, lieben, es wajib (Ich finde es gut, dass …). Verba seperti hoffen atau glauben sama sekali tidak memakai es.

